• Jumat, 1 Juli 2022

Akhirnya, Rombongan Bupati Fakfak yang Sempat Hilang Kontak Ditemukan Kembali

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 10:13 WIB
Hilangnya kontak rombongan Bupati Fakfak  sebelumnya dikarena adanya gelombang besar terjang kapal yang dinaikinya. (Foto: Dok Net/ Istimewa).
Hilangnya kontak rombongan Bupati Fakfak sebelumnya dikarena adanya gelombang besar terjang kapal yang dinaikinya. (Foto: Dok Net/ Istimewa).

Jabodetabek.id - Rombongan Bupati Fakfak, Untung Tamsil yang sebelumnya sempat dinyatakan hilang kontak sejak, Selasa (5/10).

Akhirnya tiba dengan selamat di Dermaga Polairud Fakfak, Rabu (6/10) sekitar pukul 6.00 WIT.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Sorong, Muhammad Arifin mengatakan, rombongan Bupati Fakfak berangkat dari dermaga Perikanan Kota Sorong sekitar pukul 7.00 WIT.

Lalu diikuti rombongan lainnya yang menggunakan beberapa speed boat dengan tujuan Fakfak.

Tapi beberapa Speed Boat tiba duluan di Fakfak sementara Speed boat yang ditumpangi Bupati dan rombongan belum juga tiba.

Baca juga : Diduga Kecelakaan Rombongan Bupati Fakfak Hilang Kontak di Pulau Yefius

"Ada speed boat yang justru tiba duluan di Fakfak sekitar pukul 18.30 WIT pada hari Selasa (5/10) kemarin. Tapi Rombongan Bupati belum tiba, padahal rombongan Bupati berangkat lebih dulu," kata Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Sorong, Muhammad Arifin, di Sorong, Rabu (6/10).

Ini karenakan sebelumnya ada laporan jika rombongan Bupati belum juga tiba di FakFak dan lost contact.

Menurut Arifin, Kepala Kesbangpol setempat melaporkan informasi tersebut kepada pihak Basarnas Sorong. Pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan pencarian dan pertolongan. 

Baca juga : Istri Gantung Diri, Tinggalkan Surat Terlilit Utang Pinjol

"Kami dapat informasi tersebut, Selasa (5/10) kemarin, kami langsung ke lapangan dengan menggerakkan 13 anggota Basarnas dan dua anggota dari Polairud dan juga diperkuat dengan Rubber Boat 221, tim langsung bergerak menuju lokasi pencarian," katanya.

Rombongan Bupati teryata menepi di Pulau Pisang. Itu karena mengalami kendala cuaca di Pulau Yefius.

Hal itu dilakukan karena kondisi perairan Laut Sorong menuju Fakfak mengalami cuaca ekstrem dengan gelombang setinggi empat meter. (Dari berbagai sumber).

Halaman:

Editor: Dina Jabodetabek

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X