• Selasa, 5 Juli 2022

Jadi Tersangka, Istri ARP Diduga Pelaku Pembunuhan Suaminya di Sorong

- Senin, 2 Mei 2022 | 17:22 WIB
Arist Merdeka Sirait memberikan penghargaan kepada Kapolda Papua Barat Irjen Pol DR. Tornagogo Sihombing, S.ik SH dan  Direskrimum Polda Papua Barat (Komnas Pelrindungan Anak)
Arist Merdeka Sirait memberikan penghargaan kepada Kapolda Papua Barat Irjen Pol DR. Tornagogo Sihombing, S.ik SH dan Direskrimum Polda Papua Barat (Komnas Pelrindungan Anak)

"Puji dan syukur setelah perjuangan panjang keluarga selama tiga tahun untuk mengungkap

Tragedi menin ggalnya pranurit polri akhirnya keluarga menemukan titik terang, 20 Agustus 2021 Polres Kota Sorong menetapkan istri korban dan paman dari saksi korban menjadi tersangkah dan setelah dilakukan  investigasi secara mendalam dan intensip oleh Komnas Perlindungan anak Polres Kota Sorong membenarkan bahwa tragedi  kematian Yones sudah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Sorong untuk diteliti dan dilengkapi berkasnya uang saat ini telah P19.

Dari koodinasi Komnas perlindungan Anak dengan Kapolda Papua Barat demikian juga dengan Polres Sorong dan Kasipidum serta Kejaksaan Negeri Sorong atas status hukum 2 orang tersangkah,  Komnas Perlindungan Anak sebagai institusi perlindungan anak independen di Indonesia akan membantu segera melengkapi status hukum P19 untuk dijadikan sebagai bukti petunjuk oleh kejaksaan dan kepolisian melalui indept interview saksi kunci.

Mengingat anak saksi kunci trauma dan menolak sama sekali bertemu dengan ibu  kandungnya bahkan mendengar kata Sorong saja saksi korban dalam ketakutan, dengan demikkan, Komnas Perlindungan Anak bersama keluarga akan menghahirkan penyidik ke Rumah Aman saksi kunci, ujar Arist.

Atas ditetapkannya istri almarhum Brigpol Yones Siahaan dan paman (om) anak saksi korban sebagai tersangka, Komnas Perlindungan Anak mengucapkan terima kasih kepada Poltes Kota Sorong, Kapolda Papua Barat maupun Kejari Sorong atas atensi dan kepeduliannya.

Terhadap tragedi kematian Brigpol Yones Siahaan. Demikian juga H anak kandung Brigpol Siahaan selama proses berjalannya pemeriksaan kasus ini meminta Kapolri dan Presiden RI Joko Widodo membetikan perhatian terhadap kematian ayahnya, demikian harap H.

"Demi keadilan dan mengungkap tabir mematian ayah saya mohon bantuan bapak Kapolri," pinta H.

Atas tragedi kematian Brigpol Yones Siahaan dan dit emukan alat bukti yang sah tersangkah dapat diancam ketentuan padal 340 junto 338 KUHPidana, demikian disampaikan Arist di Mapolda Papua Barat.

Halaman:

Editor: Jabodetabek.Id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X