• Selasa, 4 Oktober 2022

24 Bandar Judi Digulung di Jateng, Kapolda Jateng: Wujud Keseriusan Polri Dalam Harkamtibmas

- Senin, 22 Agustus 2022 | 13:26 WIB
Keterangan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi  (Jabodetabek.Id)
Keterangan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi (Jabodetabek.Id)

Jabodetabek.Id - Komitmen Polda Jawa Tengah untuk memberantas perjudian di wilayahnya dibuktikan dengan menangkap ratusan pelaku judi. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memimpin ungkap kasus perjudian yang digelar di Loby Mapolda Jateng pada Senin (22/8).

Dalam ungkap kasus yang turut dihadiri seluruh Kapolres di jajaran Polda Jateng, Kapolda menyebut selama kurun waktu Januari s/d Juli 2022 jajaran Polda Jateng telah berhasil mengungkap 224 kasus judi dan mengamankan 381 tersangka.

"Hari ini yang digelar adalah hasil ungkap kasus oleh Polda Jateng dan jajaran, dalam sehari kami telah ungkap 112 Kasus perjudian dengan 256 tersangka. Jumlah ini hasil penindakan di 35 Polres di wilayah Jateng," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat jumpa pers, Senin (22/8).

Dari ratusan tersangka yang berhasil ditangkap terdapat 24 yang berperan sebagai Bandar. Adapun total uang hasil perjudian yang turut diamankan mencapai sekitar Rp72 Juta.

"Itu Wujud komitmen  Polda Jateng dalam berantas  judi tidak hanya pemain saja tetapi Bandar juga tangkap," tegas Kapolda

Secara rinci Kapolda menjelaskan bentuk perjudian yang diungkap yakni Judi Online 18 kasus, Togel 43 kasus, dan Gelanggang permainan 51 kasus. Diungkapkan pula 2 kasus judi online yang diungkap dari Purbalingga dan Pemalang merupakan jaringan judi internasional.

"Dari kasus ini ada yang jaringan internasional yakni Purbalingga dan Pemalang, keduanya mempunyai server di Thailand dan Kamboja. Di pemalang bahkan menggunakan jasa endorse Selebgram sebagai sarana promosinya," terang dia

Berdasarkan analisis yang dilakukan Polda Jateng, maraknya kasus perjudian akhir-akhir ini dikarenakan adanya oknum masyarakat yang mencari solusi instan dari kesulitan ekonomi yang dialaminya selama masa pandemi.

“Berlatar karena kesulitan ekonomi selama masa pandemi dan tergiur iming-iming hasil lebih sebagai bandar judi, akhirnya mencari jalan pintas dengan berjudi, untung-untungan dan berharap kaya mendadak,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Jabodetabek.Id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polda Sumut Periksa Keluarga Apin BK

Rabu, 28 September 2022 | 10:45 WIB

Polri Pastikan Usut Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo

Senin, 26 September 2022 | 06:56 WIB

Polda Sumatera Utara Sita Aset Bos Judi Apin BK

Sabtu, 24 September 2022 | 06:54 WIB

Doa untuk Negeri Perkuat Persatuan Umat

Rabu, 14 September 2022 | 10:41 WIB
X