Polwan K9 Terjang Gundukan Longsor Demi Cari Korban Gempa Cianjur

- Sabtu, 26 November 2022 | 06:58 WIB
Dua Polwan dari Mabes Polri dan dari Ditsatwa Polda Jawab Barat kini menjalankan tugasnya bersama anjing-anjing yang sudah dilatihnya. (Jabodetabek.Id)
Dua Polwan dari Mabes Polri dan dari Ditsatwa Polda Jawab Barat kini menjalankan tugasnya bersama anjing-anjing yang sudah dilatihnya. (Jabodetabek.Id)

Jabodetabek.Id - Pengerahan anjing pelacak dan Denjing (K9) Polri menjadi hal penting dalam proses penanganan korban gempa Cianjur, Jawa Barat (Jabar). Masih adanya warga yang dinyatakan hilang menjadikan K9 sangat diandalkan untuk mencari korban-korban tersebut.

Dalam operasi kemanusiaan gempa Cianjur ini, Polri mengerahkan tim K9 dari Ditpolsatwa Polda Jawa Barat dan Mabes Polri. Terdapat 17 anjing yang dibawa ke Cianjur untuk memberikan bantuan pencarian korban hilang.

Anjing-anjing tersebut memiliki pawangnya masing-masing, tak terkecuali polwan.

Polwan menjadi bagian dari tim yang harus terjun langsung ke lokasi longsor akibat gempa Cianjur. Daerah yang terjal tak menjadikan mereka memiliki keterbatasan.

Dua Polwan dari Mabes Polri dan dari Ditsatwa Polda Jawab Barat kini menjalankan tugasnya bersama anjing-anjing yang sudah dilatihnya. Setiap hari, tanpa terkecuali, ketiganya turun ke Desa Cijedil dan tapal kuda, Cianjur.

Bripda Debby Aprilyani sebagai salah satu polwan Mabes Polri menceritakan, dari jajarannya lebih spesifik membawa anjing pelacak guna mencari jenazah. Sembilan ekor anjing bertugas mencari jenazah dan satu bertugas mencari orang hidup.

“Setiap turun ke satu lokasi, ada empat anjing yang dikerahkan. Saya bertugas sebagai pawang di sini, jadi mengendalikan satu anjing bernama Ari untuk mencari titik diduga terdapat jenazah,” kata Debby di lokasi gempa Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11).

Menurut Debby, sebagai pawang, dia sudah melatih anjing Ari sejak lama. Dengan begitu, ketika ada bencana seperti ini, Ari langsung diarahkan ke lokasi yang berdasarkan informasi terdapat warga tertimbun longsor.

Debby membeberkan, baginya, cuaca dan gempa susulan masih menjadi tantangan pencarian korban ini. Kendati demikian, bagi semua anjing yang dikerahkan, tidak ditemui kendala.

Halaman:

Editor: Jabodetabek.Id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X