Agar Terhindar Macet, Simak Rekayasa Lalu Lintas KTT ASEAN di Jakarta Hari Ini

- Selasa, 5 September 2023 | 07:13 WIB
Suasana lalu lintas Jakarta Selatan ketika PPKM Darurat diterapkan.  (Dok.Hallo.id/Akbar Nur Qadri )
Suasana lalu lintas Jakarta Selatan ketika PPKM Darurat diterapkan. (Dok.Hallo.id/Akbar Nur Qadri )

Jabodetabek.Id - Rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan sekitaran lokasi penyelenggaraan rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 ASEAN di Jakarta masih berlaku hari ini, Selasa (5/9/2023).

Melansir informasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta, manajemen dan rekayasa lalu lintas berlangsung pada 2—7 September 2023 atau sepanjang rangkaian KTT Ke-43 Asean berjalan.

Ada 29 ruas jalan yang digunakan rekayasa lalu lintas.

"Rekayasa Lalin diterapkan mulai dari pada 2—7 September 2023 dengan Sistem Buka Tutup pada waktu-waktu tertentu," demikian tulis keterangan resmi Dishub DKI Jakarta.

Adapun Rekayasa lalu lintas akan berlangsung pada pukul 08.30 WIB di jalan-jalan yang berada di sekitaran 18 hotel tempat para delegasi ASEAN menginap. Setidaknya, terdapat 21 ruas jalan di Jakarta yang dikenakan rekayasa lalu lintas

Sementara itu, manajemen rekayasa lalu lintas dilakukan dengan buka-tutup secara situasional di sepanjang rute lintasan saat kendaraan delegasi melintas.

Kemudian, terdapat penutupan ruas jalan segmen Jalan Jenderal Sudirman Dua Arah (dari Patung Pemuda sampai Simpang Susun Semanggi) saat berlangsung kegiatan di Hutan Kota Plataran GBK.

Dishub DKI Jakarta menerangkan bahwa lalu lintas dari arah selatan Jakarta (Cipete) menuju arah barat (Slipi) dapat melalui Jalan Kyai Maja—Jalan Kebayoran Baru—Jalan Arteri Pondok Indah—Jalan Teuku Nyak Arief—Jalan Tentara Pelajar, dan seterusnya.

Selanjutnya, dari arah utara Jakarta (Harmoni) menuju ke selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Barat—Jalan Budi Kemuliaan—Jalan Abdul Muis—Jalan Fahrudin—Jalan K. H. Mas Mansyur—Jalan Penjernihan—Jalan Pejompongan—Jalan Tentara Pelajar—Jalan Teuku Nyak Arief—Jalan Kebayoran Baru.

Kemudian, lalin dari arah timur Jakarta (Cawang) menuju ke Barat (Slipi) dapat melalui Jalan Dr. Soepomo—Jalan Dr. Saharjo—Jalan Prof DR Satri—Jalan K. H. Mas Mansyur—Jalan Jati Bunder—Jalan KS Tubun—Jalan Brigjen Katamso—Jalan S. Parman.

Berikutnya, lalin dari arah barat (Slipi) menuju ke arah timur (Tebet) dapat melalui Jalan S. Parman—Jalan Pejompongan—Jalan Penjernihan—Jalan K.H. Mas Mansyur—Jalan Prof Dr. Satrio sisi timur—Jalan K.H. Abdullah Syafei—Jalan Prof Dr. Soepomo—Jalan MT Haryono.

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar dapat menyesuaikan peraturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," mengutip penjelasan Dishub DKI.

Demi mengurai kemacetan, Polri akan menerapkan sistem tutup buka jalur di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi penyelenggaraan. Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi potensi kemacetan yang akan terjadi.

Editor: Jabodetabek.Id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X