• Selasa, 5 Juli 2022

Mengerikan! Komnas PA Ungkap Kekerasan Ekstrim Mengepung Anak Indonesia

- Sabtu, 26 Maret 2022 | 15:50 WIB
Arist Merdeka Sirait memberikan keterangan pers di Polda Jateng. (Jabodetabek.id)
Arist Merdeka Sirait memberikan keterangan pers di Polda Jateng. (Jabodetabek.id)

Jabodetabek.id - Tragedi kematian seorang anak usia 8 tahun korban kekerasan seksual yang diduga dlakukan W (41) ayah korban di Semarang adalah salah satu bentuk kekerasan seksual ekstrim.

Demikian juga kematian seorang anak usia 7 tahun di meregang nyawa dengan cara digorok leher oleh ibu kandungnya di Brebes Jawa Tengah.

Sementata itu di Bawen Jawa Tengah seorang anak dipaksa meregang nyawa oleh pacar atau teman dekat ibu korban. Mayat korban dtemukan tidak jauh dari rumahnya.

Ada juga kssus kekerasan fisik di Riau. Seorang anak usia 9 tahun korban konflik dalam keluarga meninggal dunia setelah srbelumnya mengalami kekerasan dikuburkan dalam kondisi masih bernapas.

Baru-baru ini juga Polda Metro Jaya menyalamatkan 12 orang anak korban perbudakan seksual dari salah satu hotel Ternama di Jakarta Utara demikian juga diselamatkannya seorang anak diperjual beliksn menjadi korban kekerasan seksual komersial di salah satu apartemen di Jakarta Selatan.

Ada anak batita 8 bulan di Sukabumi ditenggelamkan dalam bak mandi karena cemburu dengan suaminya selingkuh dengan perempuan lain pasca melahirkan.

Ada juga kaus seorang ibu kandung di Sukabumi kota melakukan keketasan seksual terhadap putranya usia 16 dan 13 tahun.

Ada juga 13 anak di Deliserdang fi desa Bangun Purba dirudapaksa oleh 8 orang pelaku hingga mengalami pendarahan.

Demikian juga nasib 2 snak kakak beradik di kota Padang. Dua anak dari keluarga miskin ini terpaksa mengalami serangan seksual ekstrim dari kakek, paman. kakak kandung dan sepupu korban.

Halaman:

Editor: Jabodetabek.Id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X