Imbas Lonjakan Varian Omicron di Malam Natal, 2000 Jadwal Penerbangan Dibatalkan

- Sabtu, 25 Desember 2021 | 12:00 WIB
Ilustrasi pesawat terbang. (Dok Net/Istimewa)
Ilustrasi pesawat terbang. (Dok Net/Istimewa)

Jabodetabek.id - Pada Malam Natal, maskapai membatalkan ribuan penerbangan, termasuk ratusan penerbangan domestik di Amerika Serikat, karena staf dan kru dinyatakan sakit selama gelombang varian Omicron.

Maskapai di seluruh dunia telah membatalkan lebih dari 2.000 penerbangan, 454 di antaranya adalah penerbangan domestik ke dan dari Amerika Serikat.

Baca Juga: Wasit Liga 3 Zona Sulawesi Dipukul Hingga Berdarah, Sekjen PSSI: Hukumannya Berat

Terlepas dari meningkatnya jumlah kasus virus corona, maskapai penerbangan memiliki pembatasan operasional karena jutaan orang masih terbang. TSA mengatakan telah menyaring 2,19 juta orang di bandara di seluruh negeri pada hari Kamis. Ini merupakan angka tertinggi sejak peningkatan perjalanan liburan dimulai sepekan lalu.

Pada Kamis, (23/12), United Airlines (UAL) mengumumkan bahwa "beberapa penerbangan harus dibatalkan" karena opsi Omicron.

"Lonjakan kasus Omicron di seluruh negeri minggu ini telah berdampak langsung pada kru kami dan orang-orang yang menjalankan operasi kami," kata memo United.

Baca Juga: Tantang Elkan Baggott, Ikhsan Fandi Optimis Bisa Kalahkan Pemain Jangkung Itu

Dilansir dari web pelacakan penerbangan FlightAware, United telah membatalkan 170 penerbangan, mewakili 9% dari keseluruhan jadwal penerbangan.

United mengatakan pelanggan yang terkena dampak diberitahu sebelum tiba di bandara.

Halaman:

Editor: Manda Jabodetabek.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakamla Terima Kunjungan Dubes RI untuk Vietnam

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:39 WIB
X