• Selasa, 5 Juli 2022

Rayakan Misa Malam Natal, Paus Fransiskus: Jaga Kesederhanaan dan Fokus ke Orang Miskin

- Sabtu, 25 Desember 2021 | 13:30 WIB
Paus Fransiskus. (Dok Net/Istimewa)
Paus Fransiskus. (Dok Net/Istimewa)

Jabodetabek.id Paus Fransiskus merayakan Misa di depan 2.000 orang pada Malam Natal di Basilika Santo Petrus pada hari Jumat (24/12). Meski terdapat lonjakan dalam kasus COVID-19, Vatikan tetap mengadakan kebaktian dan menyebabkan pejabat Vatikan mengeluarkan perintah vaksinasi baru untuk karyawan disana.

Fransiskus yang tidak memakai masker berjalan saat Paduan Suara Kapel Sistina menyanyikan 'Noel' saat memulai perayaan Hari Raya Natal dalam memperingati kelahiran Yesus di palungan di Betlehem. Meski begitu, Paus sendiri terlihat tetap tidak memakai masker saat beribadah.

Baca Juga: Ada Yang Berdiri Sejak Tahun 970-an, Berikut Daftar 4 Universitas Tertua di Dunia

Paus Fransiskus dalam pesannya mendesak orang beriman untuk fokus pada "kesederhanaan" Yesus dan ingat bahwa Ia dilahirkan miskin di dunia ini tanpa tempat tidur yang memadai.

"Di situlah Tuhan berada, dalam kesederhanaan," terang Paus.

"Inilah pesannya: Tuhan tidak bangkit dalam kemegahan, tetapi merendahkan diri-Nya dalam kesederhanaan. Kesederhanaan adalah jalan yang dipilih-Nya untuk mendekat kepada kita, menyentuh hati kita, menyelamatkan kita dan membawa kita kembali ke apa yang benar-benar penting,” lanjutnya.

Baca Juga: Periode Nataru 2021, Transjakarta Rilis Rute dan Jam Operasional Terbaru, Simak Berikut Ini

Umat yang hadir dalam kebaktian tersebut dibatasi sekitar 2.000 orang, yang jauh lebih banyak dari 200 orang yang diizinkan pada tahun 2020 ketika Italia benar-benar ditutup untuk Natal, tetapi jumlah itu hanya merupakan sebagian kecil dari kapasitas Gereja Santo Petrus yang dapat menampung hingga 20 ribu orang, dan selama periode pra-pandemi itu akan dikemas untuk salah satu liturgi paling populer tahun ini di Vatikan.

Tahun ini, perayaan 'Misa Tengah Malam', sebenarnya dimulai lebih awal pada pukul 19:30 waktu setempat. Hal tersebut dikarenakan mengingat kesehatan Paus yang telah berusia 85 tahun, yang juga disamakan pada jadwal tahun lalu, ketika kebaktian harus berakhir sebelum jadwal jam malam COVID-19 diberlakukan di Italia.

Baca Juga: Menilik Statistik Duel Singapura vs Indonesia di Perhelatan Piala AFF Suzuki

Halaman:

Editor: Manda Jabodetabek.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakamla Terima Kunjungan Dubes RI untuk Vietnam

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:39 WIB
X