Jabodetabek.Id - Pelaku penambangan ilegal di wilayah Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang W (49) akhirnya ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang, pada Rabu (22/02/2023) di tempat persembunyiannya di wilayah Ciomas, Kabupaten Serang.
W yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penambangan ilegal oleh Unit II Tipidter Satreskrim Polres Serang sempat melarikan diri (tidak kooperatif-red) dan akhirnya berhasil ditangkap.
"Tersangka W diduga telah melakukan usaha penambangan tanpa dilengkapi dokumen resmi. Sehingga, pihaknya menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka," terang Kapolres Serang AKBP Yudha Satria, dalam siaran persnya.
"Saat akan dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, W sempat melarikan diri ke salah satu Pondok di wilayah Ciomas. Namun berkat kerja keras petugas, W berhasil kita amankan," kata Yudha Sabtu (25/02).
Lanjut Yudha, W sebelumnya juga pernah ditahan pada tahun 2019 dengan kasus yang sama. Dan untuk kegiatan penambangan saat ini, W sudah satu bulan beroperasi hingga akhirnya kembali diamanankan. "Untuk beroperasinya sudah satu bulan, dengan deposit 1000 rit, namun W baru menjual sebanyak 18 rit," ujarnya.
"Tersangka di jerat dengan Pasal 158 Undang Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009, dengan ancaman dipidana paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp.10 Miliyar," lanjut Yudha.
Di akhir Yudha mengatakan bahwa. "Kami jajaran Polres Serang berkomitmen akan terus melakukan penindakan terhadap para pelaku tambang ilegal di wilayah hukum Polres Serang Kabupaten," tutup Yudha.
Artikel Terkait
November 2022-Februari 2023, Polres Jakbar Musnahkan Barbuk Narkoba Rp34 Miliar
Kapolda Sumut Paparkan Konsep Pengamanan DPSP Danau Toba
Polres Lebak Bekuk Pelaku Persetubuhan dan Perbuatan Cabul Anak di Bawah Umur, Ini Tampang Tersangka
Polda Sumut Pasang Lebih 60 CCTV Amankan F1 Powerboat di Kota Balige
Hujan Guyur Kawasan DKI Jakarta, 21 RT dan 11 Ruas Jalan di Ibu Kota Terendam Banjir
Geger! Ini Keterangan Polisi Soal Penemuan Mayat dengan Luka Tusuk di Kawasan Persawahan Serang