• Jumat, 1 Juli 2022

Gelar Ijtima Ulama, MUI Kabupaten Bogor Minta Pemkab Bikin Perda Larangan Kawin Kontrak

- Kamis, 16 Desember 2021 | 13:15 WIB
Ilustrasi. Kawin kontrak  (Dok Net/ Istimewa )
Ilustrasi. Kawin kontrak (Dok Net/ Istimewa )

Jabodetabek.id Ijtima Ulama 2021 diadakan MUI Kabupaten Bogor, di mana salah satu poin bahasannya, meminta kawin kontrak di Kabupaten Bogor dilarang oleh Pemkab yang caranya dengan bikin peraturan daerah (perda).

"Pelarangan kegiatan kawin kontrak yang notabene menjadi prostitusi terselubung. Nikahnya nikah-nikahan, walinya wali-walian tapi orang lain," ujar KH Mukri Aji saat dihubungi, Kamis (16/12/2021).

Baca Juga: Perjuangan Pria Bogor Kenalkan Usaha Baju Kucing hingga Diliput Media Asing

Ijtima Ulama MUI Kabupaten Bogor tersebut diadakan pada Senin (13/12) kemarin. KH Mukri Aji menyebut fenomena kawin kontrak bikin resah.

"Sebelum (pandemi) COVID dulu meresahkan, di kawasan Cisarua ya. Sampai Kapolres pada waktu itu turun langsung untuk menindak, karena sangat meresahkan," lanjutnya.

Selain meminta larangan kawin kontrak, Ijtima Ulama MUI 2021 ikut beri apresiasi atas sejumlah kegiatan Pemkab. Kemudian kotak amal yang beredar di masyarakat turut jadi sorotan MUI Kabupaten Bogor

Baca Juga: Ngga Selalu Puncak, Ini Dia Rekomendasi Tempat Wisata di Bogor

KH Mukri Aji menyebut terhadap distribusi kotak amal harus waspada, jangan sampai disalahgunakan untuk kegiatan terorisme.

"Kita mengapresiasi kegiatan Pemerintah Daerah Bupati ya. Kedua tentang kotak amal, hati-hati, gitu kan, takut disalahgunakan gitu untuk kegiatan terorisme," terangnya. (Dari Berbagai Sumber).

Halaman:

Editor: Shidqi Fikri Zaidan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X