Jabodetabek.id- Satreskrim Polres Lebak amankan beberapa pelajar dalam video viral penyerangan sekelompok pelajar menggunakan senjata tajam.
Sepuluh pelajar berhasil diamankan oleh Polres Lebak bersama Polsek Cibadak berikut barang bukti satu senjata tajam jenis klewang, satu samurai, rekaman video penyerangan berdurasi kurang lebih 29 detik, satu jaket warna biru, satu jaket warna cream dan tiga unit motor.
Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Andi Kurniady mengatakan kasus ini viral setelah ada video penyerangan pelajar di Lebak.
"Awalnya beredar video viral penyerangan pelajar ke salah satu SMP di Lebak dengan menggunakan senjata tajam pada Sabtu (15/10/2022) pukul 13.30 WIB di Flyover Kampung Sidowaras, Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak," ujar Andi pada Rabu (19/10/2022).
Menindaklanjuti video tersebut, Polres Lebak langsung menerjunkan personel untuk melakukan penyelidikan.
"Alhamdulillah gerak cepat tim gabungan Polres Lebak berhasil mengamankan sepuluh orang pelajar berikut barang buktinya," ungkapnya
Dari sepuluh pelajar yang diamankan, dua pelajar akan kita proses pidana.
"Untuk menimbulkan efek jera dari sepuluh pelajar yang diamankan, dua pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam akan kami proses sesuai undang-undang yang berlaku dengan tetap memperhatikan Undang-Undang Peradilan Anak karena keduanya masih di bawah umur," tambahnya.
Sedangkan, untuk yang delapan pelajar lainnya karena tidak memenuhi unsur pidana akan dikembalikan dengan pendampingan dari orang tua dan pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan.
"Kepada dua pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam kami akan menerapkan Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukumannya sepuluh tahun penjara," jelas Andi.
Terakhir, Andi menegaskan jika Polres Lebak dan jajaran akan tegas menindak pelaku kejahatan jalanan.
"Kami tegaskan bahwa Polres Lebak akan menindak tegas semua pelaku kejahatan jalanan sesuai hukum yang berlaku," tutupnya.
Artikel Terkait
Penampakan Bos Judi Online Cemara Asri Apin BK Pakai Baju Tahanan
Polri Terbitkan Telegram Antisipasi Banjir dan Bencana Alam di Indonesia
Catut Nama Kadiv Propam Berkenaan Kasus Suap Rp4 Miliar, Tony Sutrisno: Itu Jelas Hoax
Polda Bali Dirikan Dapur Lapangan di Daerah Terdampak Bencana Banjir Bandang
Rumah Bos Judi Online di Cemara Asri Senilai Rp 30 Miliar Disita Ditreskrimsus Polda Sumut
Kapolri: Kapolda yang Tak Mampu Kembalikan Kepercayaan Publik Akan Dievaluasi