Katakan Selamat Tinggal pada Server Fortnite di China

- Senin, 1 November 2021 | 23:26 WIB
Game Fortnite  (Epic Games Store )
Game Fortnite (Epic Games Store )

Jabodetabek.id Meski tanpa ada dukungan besar dari China yang memiliki penduduk terpadat di dunia, game Fortnite jadi salah satu game paling populer di dunia sejak dirilis 4 tahun yang lalu.

Hal tersebut bukan karena tak ada yang berminat pada game Fortnite melainkan adanya perbedaan versi game yang besar dibandingkan dengan seluruh dunia.

Di mana versi di China, sebab harus patuh terhadap peraturan hukum di China memonetisasi game dengan cara yang sama seperti mereka lakukan di negara lain tak bisa dilakukan Epic Games.

Baca Juga: Epic Games Store Tawarkan Game Horor Gratis Sambut Perayaan Halloween

Saat ini dengan pendaftaran untuk akun baru berhenti pada 1 November dan server ditutup sepenuhnya pada 15 November 2021, Fortnite diatur untuk menghilang dari China secara menyeluruh.

Melalui transaksi mikro yang dilarang oleh pemerintah China banyak pendapatan yang didapatkan Fortnite, hal ini membuat Epic Games kesulitan untuk mendapatkan keuntungan dari game di wilayah tersebut.

Fortnite sangat bergantung pada pemain yang membeli skin dan kosmetik dengan mengubah uang nyata menjadi V-bucks yang kemudian dapat mereka gunakan untuk membeli barang-barang ini. Banyak dari skin ini juga disensor, menyebabkannya terlihat berbeda dari versi lain.

Baca Juga: Aplikasi Quran Majeed Dihapus Apple dari App Store China Atas Permintaan Pejabat, Memangnya Kenapa?

Melansir dari Gamerant, Senin (1/11/2021) pada tahun 2018 ketika Fortnite berada di puncak popularitasnya, permainan itu dilarang dari China sepenuhnya sebab banyak undang-undang sensor yang sama. Ini berarti Epic Games kehilangan banyak pemain potensial

Bisa ada banyak pemenang dalam satu pertandingan menjadi salah satu perbedaan paling aneh dalam game versi China yang mungkin membuat banyak pemain menjauh.

Ini karena Fortnite diubah untuk lebih mengakomodasi nilai-nilai China. Jika pemain bertahan lebih dari 20 menit, mereka akan dinobatkan sebagai pemenang.

Dengan server China sekarang akan ditutup pada 15 November, itu membuat orang bertanya-tanya berapa banyak pemain yang benar-benar akan kecewa.

Hukum China menyebabkan game disensor dan diubah sedemikian rupa sehingga loop gameplay inti tidak sama dengan di seluruh dunia, yang memberi Epic Games peluang yang sangat tipis untuk berhasil dan mendapat manfaat finansial dari game di wilayah.

Sementara seluruh dunia akan menantikan skin Fortnite baru, namun pasar China akan mengucapkan selamat tinggal pada Fornite sepenuhnya. (Dari Berbagai Sumber).

Halaman:

Editor: Shidqi Fikri Zaidan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CTC Ikuti EXPO Teknologi di Singapura

Senin, 11 September 2023 | 10:45 WIB
X